puicung

Asal Usul Pemberian Angpao

Posted on: April 24, 2011

Angpao(红包 pinyin : hong bao) adalah amplop merah berisikan sejumlah uang yang diberikan sebagai hadiah menyambut tahun baru imlek. Biasanya juga diberikan pada hari-hari yang mengembirakan seperti pesta pernikahan, ulang tahun. Angpao melambangkan kegembiraan dan semangat yang akan membawa nasib baik. Yang boleh memberi angpao adalah mereka yang sudah menikah, diberikan kepada keponakan, saudara yang lebih muda atau adik, orang tua kepada anaknya.

Zaman dahulu angpao biasanya berupa manisan dan makanan. Seiring dengan perkembangan zaman, orang tua merasa lebih mudah memberikan uang dan membiarkan anak-anak memutuskan hadiah apa yang akan mereka beli. Oo..ya ngomong-ngomong tentang angpau nih ada sebuah cerita tentang asal usul pemberian angpao yang selalu diberikan menjelang tahun baru imlek.

Pada zaman dahulu ada seekor binatang yang tinggi besar, setiap malam di tahun baru binatang itu keluar mengelus-elus dahi anak-anak yang sedang tidur. Anak-anak yang pernah dibelai oleh binatang itu akan menjadi gila. Demi menjaga keselamatan anak-anak, orang tua menjaga anak-anaknya sepanjang malam.

Ada sebuah keluarga pasangan suami istri yang baik dan jujur. Mereka baru mempereoleh serorang anak di usia senja sehingga mereka sangat menyayangi anaknya bagaikan benda pusaka. Pada suatu malam tahun baru agar sang anak tidak diganggu oleh makhluk besar itu, kedua orangtuanya menemani anaknya bermain dengan kertas merah berisi uang. Setelah sepanjang malam bermain karena lelah orangtua anak itu pun ketiduran. Koin uang yang telah dibungkus dengan kertas merah itu terjatuh di samping bantal si anak.

Tidak lama kemudian makhluk itu datang lalu menjulurkan tangannya memegang kepala anak itu. Kedua orang tua anak itu terbangun kaget, namun sudah terlambat untuk mencegah makhluk itu. Saat itulah tampak bungkusan merah di sisi bantal anak itu memancarkan seberkas cahaya terang dan langusung menyinari makhluk itu dan makhluk itu pun berteriak keras lalu kabur.

Dalam waktu singkat orang-orang di seluruh pelosok desa mengetahui peristiwa tersebut dan menganggap bahwa malam terakhir ke-30 setiap tahun baru, untuk menghalau makhluk itu dapat dilakukan dengan meletakkan kertas merah yang diisi uang dan diletakkan di sisi bantal anak-anak mereka. Semua orang lalu mengisi uang dengan kertas merah dan menamakan uang itu sebagai Angpao, anak-anak bias melewati setahun usianya dengan selamat setelah mendapat angpao. Sampai saat ini setiap tahun baru imlek, pemberian angpao ini masi berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: